Persahabatan sejati
Rahmira Fadri, Wefni Azlen, Tya Aozora, Utari Rismi, Tata Celiata, Yola Malinda, Lucy Rahma Dewita
Rahmira Fadri, Wefni Azlen, Tya Aozora, Utari Rismi, Tata Celiata, Yola Malinda, Lucy Rahma Dewita
WARA : Ketika
kita memiliki teman, maka bukan berarti kita pasti akan selalu
bersamanya. Ada masa-masa kita harus pindah, mengambil kesempatan,
melanjutkan sekolah, pekerjaan. Tetapi juga bukan berarti kalau sudah
berpisah, maka selesai begitu saja.
Itulah gunanya persahabatan yang sejati, teman lama selalu menjadi teman, atau malah lebih spesial saat bertemu kembali, menjalin kontak kembali. Hei, jika HP, laptop, komputer, mengasyikkan kalau punya yang baru, tapi teman, semakin lama, semakin mengasyikkan.
Selalu begitu.
Itulah gunanya persahabatan yang sejati, teman lama selalu menjadi teman, atau malah lebih spesial saat bertemu kembali, menjalin kontak kembali. Hei, jika HP, laptop, komputer, mengasyikkan kalau punya yang baru, tapi teman, semakin lama, semakin mengasyikkan.
Selalu begitu.
AVI : pertemanan
itu gaada yang abadi, tidak juga selalu bersama, ataupun berkumpul
setiap minggunya. tidak hanya pacaran saja, pertemanan juga butuh
komunikasi. rasa bahagia muncul itu seharusnya saat teman mengirim
berita dan bertanya "Hei apakabar?"ibarat BBM kalo di chatt cuma R doang
betapa bahagianya dulu saat punya handphone monoponic, dimna baru mengenal kamera dan selalu mengabadikan setiap moment. disetiap tempat punya pose tersendiri dan cerita tersendiri.punya tempat tongkrongan tersendiri dan sebagusnya alat transportasi yang dimiliki orangtua masing2 kita lebih memilih jalan kaki.
betapa bahagianya dulu saat punya handphone monoponic, dimna baru mengenal kamera dan selalu mengabadikan setiap moment. disetiap tempat punya pose tersendiri dan cerita tersendiri.punya tempat tongkrongan tersendiri dan sebagusnya alat transportasi yang dimiliki orangtua masing2 kita lebih memilih jalan kaki.
semakin
canggih media semakin jauh juga rasanya pertemanan. mungkin kalo bisa
memilih ingin kembali ke jaman perangko dimana rasa rindu itu
tercurahkan murni. kembali ke masa sepeda dimana di akhir pekan punya
waktu untuk ceria bersama, bukan seperti ini
yang terkesan lebih mementingkan urusan pribadi sebagai peran utama.
cukup renungan buat sahabat - sahabat semua, memang gaada yang sempurna.
tapi kesadaran masing2 saat ini yang dibutuhkan.
UTARI : Seorang
sahabat akan tahu apa yang ingin kau katakan, meski kau tidak
mengucapkannya Memahami perasaanmu, meski kau sendiri tak bisa
memahaminya Akan selalu memaafkanmu, sebelum kau sendiri bisa memaafkan
dirimu Seorang sahabat akan selalu percaya padamu saat orang-orang lain
tidak mempercayaimu